Menjadi dewasa
Ketika kecil dulu kita ingin sekali untuk tumbuh dewasa secepat mungkin untuk dapatkan kebahagiaan yg hanya bisa didapatkan orang dewasa. Kita tak sadar bahwa di balik kebahagiaan yg didapatkan oleh orang dewasa juga berbanding lurus dengan tanggung jawab yg akan diembannya.
Percayalah ketika engkau dewasa, bebanmu tak akan pernah sama dengan dulu. Hidupmu bukan hanya sekedar tentang dirimu. Tapi ada kehidupan orang lain yg harus kamu fikirkan, perasaan orang lain yg kamu jaga, dan kebutuhan orang lain yg kamu penuhi.
Ketika kamu dewasa, kamu akan mendapatkan kondisi di mana kamu mengalami hal buruk yang membuat hatimu tak nyaman tapi kamu tak bisa menceritakannya ke siapapun untuk menjaga agar semuanya berjalan normal.
Mungkin waktu kecil dulu, kita bisa dengan mudah menceritakan apapun masalah kita ke orang yg kita cintai, karena masalah yg kita alami tak sekompleks saat ini.
Bayangkan ketika saat ini kamu menceritakan segala masalahmu ke orang yang kamu cintai dan itu membuat mereka menjadi khawatir kepada dirimu dan mereka belum tentu bisa menyelesaikan masalahmu.
Disanalah kedewasaanmu dituntut untuk bisa memilih persoalan mana yg bisa kamu bagikan dan persoalan mana yang harus kamu selesaikan sendiri.
Apalagi kita sebagai pria dewasa yang mana akan menjadi seorang pemimpin, yang harus terlihat kuat dan tenang di depan orang yg kita pimpin walaupun perasaan sedang berkecamuk.
Ketika sebagai pemimpin tidak terlihat kuat dan tenang dalam menghadapi masalah yg kamu hadapi bagaimana mungkin orang yang kamu pimpin merasa aman di dalam naunganmu.

Komentar
Posting Komentar